Prestasi Siswa Puhua di Ajang Kompetisi Piano Nasional 2025

Banyumas—Siswa Puhua School kembali menorehkan prestasi membanggakan di tahun 2025 melalui dua ajang bergengsi yang diorganisasi oleh FASE Event: Indonesia National Piano Festival (INPF) dan Rhapsodie Indonesia Piano Competition. Kedua kompetisi ini menjadi bukti bahwa dedikasi, latihan tekun, serta dukungan keluarga dan guru mampu melahirkan pencapaian luar biasa.
Pada Indonesia National Piano Festival (INPF) 2025 yang berlangsung di Yogyakarta, 25–26 Oktober, siswa dari jenjang TK hingga Secondary menunjukkan penampilan gemilang.
- Clarissa Tiffany Jap (Sasa, R2S) membawakan “Sleeping Beauty Waltz” karya Tchaikovsky dan meraih Diamond Award (Juara 1) sekaligus lolos ke tingkat internasional.
- Julia Ayleen Go (Ayleen, R2S) tampil percaya diri dengan “King’s March” dan meraih Gold Award (Juara 3).
- Di jenjang Secondary, Shannon Aurellia (10R) meraih Diamond Award (Juara 1) dengan “Down Beat Blues” karya Christopher Norton,
- Sementara Jonathan Khenzie Aurellius (8M) juga meraih Diamond Award (Juara 1) melalui penampilannya dengan “River Boat Blues”.
Seluruh siswa berlatih di bawah bimbingan coach Mr. Yuri Johan, yang mendampingi mereka melalui latihan mingguan hingga persiapan intensif menjelang kompetisi. Meski latar perjalanan mereka berbeda—Sasa yang baru enam bulan belajar piano, Ayleen yang berlatih sejak balita, Shannon yang konsisten menjalani drill mingguan, dan Jonathan yang tampil penuh energi—mereka disatukan oleh dedikasi, keberanian, dan semangat juang yang tinggi.
Tak berhenti di sana, prestasi juga hadir dari Rhapsodie Indonesia Piano Competition 2025. Setelah melalui babak penyisihan daring pada Oktober, final dan awarding pada November, serta penyerahan piala resmi pada Desember, dua siswa Puhua berhasil meraih hasil terbaik.
- Leora Florencia “Caca” (R2A KBTK) memukau dewan juri dengan “Edelweiss” dari The Sound of Music di kategori Free Selection A,
- Sementara Cayleen Amabelle “Cayleen” (7M SMP) tampil gemilang dengan “Allegro in F” karya Mozart di kategori Elementary B.
Keduanya meraih Diamond Award, membuktikan bahwa disiplin, kepercayaan diri, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan bakat seni mereka bersinar.
Dari Yogyakarta hingga panggung Rhapsodie, siswa Puhua menunjukkan bahwa prestasi bukan sekadar gelar, melainkan perjalanan menjadi pembelajar sejati. Keluarga besar Puhua School mengucapkan selamat atas pencapaian ini. Teruslah bermain dengan hati, berkarya tanpa henti, dan menyalakan semangat juara di setiap penampilan.