Puncak Perayaan 20 Tahun Puhua School: Merajut Pendidikan Tanpa Perbedaan

Banyumas—Puncak perayaan HUT ke-20 Puhua berlangsung meriah pada Sabtu, 25 April 2026, di Aula Graha Widyatama Universitas Jenderal Soedirman, menjadi malam refleksi dua dekade perjalanan Puhua dalam pendidikan multikultural dari Banyumas untuk Indonesia. Melalui sajian pembuka yang mengajak para tamu menelusuri sejarah panjang Puhua, acara ini merangkai kembali jejak dedikasi, kolaborasi, dan kontribusi Puhua dalam menyemai “Pendidikan Tanpa Perbedaan”.
Rangkaian penampilan dibuka dengan video sejarah Puhua dan drama teater yang terjalin dalam lima babak, membawa penonton menyusuri transformasi Puhua dari sekolah Tionghoa awal hingga menjadi sekolah tiga bahasa berakreditasi A seperti sekarang. Setelah itu, panggung berganti warna lewat Opening Dance 盛世普华, atraksi wushu, Tari Tiongkok Lima Suku, tari tradisional Indonesia dari Aceh hingga Papua, kolaborasi alat musik angklung–zhongruan–guzheng, pertunjukan barongsai dan barongan, choir siswa, hingga kolaborasi seni siswa, guru, dan alumni. Setiap persembahan menjadi simbol harmonisasi budaya Indonesia dan Tiongkok yang telah menjadi identitas Puhua selama dua dekade.

(Foto: Sambutan Bapak Fachrudin(kiri) dan Bapak Judi Kristianto(kanan))
Sambutan dari Bapak Fachrudin (Ketua Panitia HUT Puhua) dan Bapak Judi Kristianto (Ketua Pembina Yayasan Putera Harapan) menegaskan kembali komitmen Puhua menghadirkan pendidikan berkualitas tanpa perbedaan, sekaligus membentuk generasi unggul, toleran, dan berkarakter. Di tengah sorot lampu dan tepuk tangan, Puhua juga menganugerahkan penghargaan kepada para tokoh kunci: pendiri 陈海祥 (Tan Hay Siang) dan 许汉立 (Kho Han Lie) sebagai perintis Sekolah THHK cikal bakal Puhua, para perintis Puhua, pemegang kontribusi istimewa, guru senior, dan para pendidik dengan kesetiaan mulia. Penghargaan ini menjadi wujud terima kasih atas puluhan tahun pengabdian dalam membangun pendidikan tanpa perbedaan.
Momentum penting lainnya adalah peresmian Alumni Puhua Junior yang ditandai pemukulan gong oleh Dr. Chen Tao, B.A., M.M., sebagai simbol dimulainya babak baru jejaring alumni yang diharapkan terus menjaga nilai-nilai Puhua lintas generasi.
Di balik panggung, kerja besar ini ditopang tim lapangan yang solid: 90 personel dari King Event Service (KES), 125 guru dan karyawan Puhua, sekitar 300 penampil dan peserta flashmob, serta kurang lebih 1.400 penonton yang memenuhi gedung sepanjang acara.
Sebagai penutup, seluruh tamu undangan, guru, siswa, dan alumni bersatu dalam flashmob kolosal lagu Indonesia–Tiongkok yang menghadirkan suasana hangat, meriah, dan penuh kebersamaan.

(Foto: Para guru dan staf senior Puhua berjejer bersama yayasan Putera Harapan dan menerima penghargaan Cahaya Puhua atas dedikasi dan loyalitas)
Dua dekade ini bukan sekadar perjalanan waktu, tetapi bukti nyata bahwa Puhua konsisten menyatukan keberagaman melalui pendidikan, budaya, dan karya kolektif komunitas sekolah.
Terima kasih kepada seluruh panitia, siswa, guru, alumni, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung kesuksesan rangkaian HUT ke-20 Puhua. Puhua Jiayou!
#puhuaschoolofchampions
#hutpuhuake20












