Skip ke Konten

Virtual Seminar on Teaching Strategies for Primary and Secondary School Teachers in China and Indonesia

Seminar Internasional Puhua Sebagai Bentuk Nyata Kolaborasi Indonesia–Tiongkok dalam Strategi Pengajaran Bahasa Mandarin


Banyumas—Pusat Bahasa Mandarin di Sekolah 3 Bahasa Putera Harapan bekerja sama dengan Baoding University dan Baoding High School Education Group sukses mempersembahkan seminar daring internasional yang digelar pada Sabtu, 8 November 2025, melalui Zoom. Kegiatan internasional bertajuk “Virtual Seminar on Teaching Strategies for Primary and Secondary School Teachers in China and Indonesia” ini terbuka bagi guru bahasa Mandarin tingkat SD hingga SMA dari Indonesia dan Tiongkok dan menjadi wujud nyata kolaborasi pendidikan antara Tiongkok dan Indonesia yang berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran bahasa Mandarin yang relevan dan inspiratif.


Seminar ini menghadirkan empat narasumber yang berbagi pengalaman dan strategi pengajaran lintas budaya, di antaranya:

  • Xu Haiyan Laoshi (许海雁老师) – Guru senior dari Baoding Normal School, berpengalaman mengajar di Amerika Serikat dan peraih Outstanding Teaching Award di Provinsi Hebei.
  • Zhang Jie Laoshi (张洁老师) – Guru senior di Baoding High School, bergelar Magister di bidang International Chinese Education, serta penerima penghargaan Outstanding Tutoring Teacher dari Overseas Chinese Federation of Hebei Province.
  • Opsie Emalia Putri Laoshi (美安哪老师) – Guru senior di Sekolah 3 Bahasa Putera Harapan di Banyumas, peraih Best Chinese Language Teacher dari Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia dan Global Online Teaching Model Award.
  • Johan Pratama Ongko Wijoyo Laoshi (王顺汉老师) – Guru senior di Little Sun School di Surabaya, dengan pengalaman 14 tahun serta gaya mengajar yang disiplin namun menyenangkan. Runner-up ajang Chinese Bridge 2018 tingkat nasional.




Acara dibuka oleh Yudi Sutanto Ph.D., Ketua Dewan Direksi Puhua, dan Ms. Wang Shuying, Sekretaris Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Baoding, serta dipimpin oleh Direktur Puhua Dr. Chen Tao B.A. M.M.


Pada sesi pertama, Opsie Emalia Putri menyampaikan “Strategi Pengajaran untuk Guru Bahasa Mandarin Sekolah Dasar,” menekankan pembelajaran aktif melalui diskusi kelompok, permainan interaktif, dan tugas kreatif untuk menumbuhkan partisipasi serta kepercayaan diri siswa. Zhang Jie Laoshi membahas “Integrasi Beragam, Simbiosis Budaya,” menyoroti praktik pengajaran bagi siswa internasional dari Pakistan dan Thailand melalui kegiatan mendongeng, kompetisi menulis Hanzi, dan lomba menyanyi yang menanamkan kosakata serta memperkuat pemahaman budaya. Xu Haiyan Laoshi membawakan “Berbagi Strategi Mengajar Bahasa Mandarin sebagai Bahasa Asing, Minat, Kepraktisan, dan Kemudahan Pemahaman,” memaparkan penerapan lagu, rima, dan teknologi AI untuk menciptakan atmosfer belajar yang menarik dan mudah dipahami. Dalam sesi penutup, Wang Shunhan Laoshi melalui “Perjalanan Pertumbuhan Mengajar Saya” menekankan pentingnya mengajar berbicara sebelum menulis, menemukan bahasa dalam kehidupan sehari-hari, dan membangun emotional resonance di kelas.


Lebih dari 400 guru dari Tiongkok dan Indonesia berpartisipasi aktif.  Selain itu, dengan menghadirkan para pendidik berpengalaman dari kedua negara, seminar ini menjadi wadah untuk mengeksplorasi metode pengajaran inovatif dan pendekatan lintas budaya yang relevan dengan tantangan pendidikan masa kini. Kegiatan ini juga membangun ruang belajar bersama yang saling menginspirasi, memperluas wawasan, serta mempererat kolaborasi antarpendidik Indonesia–Tiongkok dalam berbagi pengetahuan dan strategi pengajaran.




Virtual Seminar on Teaching Strategies for Primary and Secondary School Teachers in China and Indonesia
DPP 14 Januari 2026
Share post ini
Arsip
Masuk untuk meninggalkan komentar
Prestasi Siswa dalam HKIMO 2025