Skip ke Konten

Creative Talk Show Puhua Secondary Bersama Gradien Mediatama

Mengenal Seni Menulis di Era Digital

Creative Talk Show Puhua Secondary Bersama Gradien Mediatama: Mengenal Seni Menulis di Era Digital

Banyumas—Di era digital, tulisan hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari informasi di layar ponsel hingga pesan yang membantu seseorang menentukan pilihan. Di balik setiap kata, ada tujuan yang ingin disampaikan dan pembaca yang perlu dipahami. Karena itu, menulis bukan sekadar menyusun kalimat yang benar, tetapi juga belajar menyampaikan pesan secara jelas, tepat, dan bertanggung jawab.


Semangat inilah yang diperkenalkan kepada siswa kelas 10 dan 11 Puhua Secondary School melalui Creative Talk Show with Gradien Mediatama Writer bertema “Write It. Click It. Love It. — The Art of Writing in the Digital Era.” Diselenggarakan pada 23 Oktober lalu, kegiatan ini mengajak siswa mengenal berbagai bidang kepenulisan, mulai dari copywriting, UX writing, SEO writing, dan script writing hingga jurnalistik. Sesi ini menghadirkan Fahri Zulfikar, jurnalis @detikcom sekaligus penulis buku “Modal Nulis Caption, Bisa Kerja Ke Luar Negeri”, serta Tri Prasetyo, Pemimpin Redaksi Penerbit Gradien Mediatama.


Belajar dari Praktisi Industri Kepenulisan

Melalui sesi berbagi pengalaman, diskusi, dan latihan menulis, siswa diajak melihat bagaimana keterampilan menulis diterapkan dalam berbagai bidang, mulai dari bisnis dan teknologi hingga desain dan komunikasi digital. Antusiasme siswa pun terlihat dari keaktifan mereka dalam mengajukan pertanyaan, menyampaikan gagasan, dan bertukar pendapat. Tidak hanya itu, dengan memanfaatkan objek dan kata kunci yang diberikan, siswa berlatih mengembangkan ide menjadi tulisan yang sesuai dengan tujuan komunikasinya. Pada akhir sesi, mereka menuliskan harapan, cita-cita, dan impian masa depan pada sticky notes yang kemudian dipajang bersama.


Pengalaman ini memperkenalkan siswa pada pentingnya memahami informasi, mengenali kebutuhan pembaca, dan menyesuaikan cara penyampaian melalui tulisan. Keterampilan tersebut relevan dengan kehidupan digital, ketika siswa tidak hanya berhadapan dengan beragam informasi, tetapi juga perlu belajar mengolah dan menyampaikan gagasan secara tepat.


Mengembangkan Ide Menjadi Tulisan yang Bermakna

Bagi Puhua School, kegiatan ini menjadi salah satu kesempatan untuk mempertemukan pembelajaran di kelas dengan praktik di dunia nyata. Melalui interaksi dengan para praktisi dan pengalaman menulis secara langsung, siswa dapat memperluas wawasan tentang dunia kepenulisan sekaligus mengenali bagaimana keterampilan tersebut dapat digunakan dalam berbagai bidang.


Puhua School mengucapkan terima kasih kepada Fahri Zulfikar dan Tri Prasetyo atas waktu serta pengalaman yang telah dibagikan kepada para siswa.

Puhua jiayou!

Share post ini
Blog-blog kami
Arsip
Masuk untuk meninggalkan komentar
Memaknai Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Puhua School: Berakar pada Indonesia, Bertumbuh untuk Dunia