Skip ke Konten

Memaknai Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Puhua School: Berakar pada Indonesia, Bertumbuh untuk Dunia

Memaknai Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Puhua School: Berakar pada Indonesia, Bertumbuh untuk Dunia



Banyumas—Pada 28 Oktober 1928, para pemuda dari berbagai daerah mempertemukan perbedaan dalam sebuah tekad bersama: satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan, Indonesia.

Sembilan puluh delapan tahun kemudian, semangat itu tetap relevan dan menjadi pengingat bagi dunia pendidikan. Tugas sekolah bukan hanya menyiapkan anak agar mampu meraih pencapaian pribadi, tetapi juga mendampingi mereka menjadi generasi yang memahami identitasnya, menghargai sesama, dan bersedia mengambil peran bagi bangsa.

Di Puhua School, semangat tersebut menjadi bagian dari pendidikan yang ingin terus dihidupkan. Keunggulan tidak semata-mata dimaknai sebagai kemampuan menjawab soal atau menguasai bahasa, tetapi juga keberanian menggunakan pengetahuan dengan tanggung jawab. Ada kecakapan untuk berpikir kritis, ketekunan untuk menyelesaikan tantangan, serta empati untuk melihat kebutuhan orang lain.

Sebagai sekolah tiga bahasa, Puhua mengajak siswa membuka diri terhadap dunia dengan tetap berakar pada Indonesia. Bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin menjadi bekal untuk memperluas wawasan, menjalin komunikasi lintas budaya, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia yang semakin terhubung.

Persatuan tidak berarti setiap anak harus menjadi sama. Justru dalam perbedaan itulah mereka belajar bahwa setiap orang memiliki tempat dan kontribusi. Nilai-nilai tersebut memperoleh ruang latihan melalui pembelajaran dan pengalaman nyata: menyampaikan gagasan dalam proyek, membangun kekompakan melalui olahraga dan seni, mengenal kehidupan masyarakat, serta merawat hubungan dengan keluarga.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda, siswa Puhua Primary hingga Secondary mengikuti apel pagi bersama yang diisi dengan pembacaan Ikrar Sumpah Pemuda. Melalui momen tersebut, siswa diajak untuk kembali memahami makna persatuan, menghargai keberagaman, serta menyadari bahwa setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk turut membangun Indonesia melalui karakter dan tindakan sehari-hari.

Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, keluarga besar Puhua mengajak seluruh siswa untuk merawat cita-cita melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten: belajar dengan sungguh-sungguh, berani mencoba hal baru, menghormati perbedaan, serta menggunakan kemampuan yang dimiliki untuk membantu dan membawa manfaat bagi sesama. Sebab, kontribusi bagi Indonesia tidak selalu dimulai dari langkah besar, melainkan dari pilihan-pilihan baik yang dilakukan setiap hari.

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98!

青年誓约日

Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.

Dari Puhua, bertumbuh bersama untuk Indonesia. Mengenal dunia, membawa jati diri bangsa, dan berkarya dengan hati. Puhua Jiayou!

Share post ini
Blog-blog kami
Arsip
Masuk untuk meninggalkan komentar
Devotion to Parents 2026 di Puhua Early Years