Pusat Bahasa Mandarin Puhua School Hadiri Perayaan HUT ke-77 Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya

Banyumas—Petikan Guzheng mengalun lembut. Gerakan Baduanjin mengiringi suasana, sementara goresan kaligrafi Tiongkok menghadirkan keindahan dalam bentuk visual. Melalui pertunjukan “Gao Shan Liu Shui” (高山流水), Pusat Bahasa Mandarin (PBM) Puhua menyatukan musik, gerak, dan seni tulis dalam satu penampilan yang memperkenalkan kekayaan budaya Tiongkok.
Pada 22 September 2026, tim Puhua mendapat kehormatan untuk tampil dalam perayaan HUT ke-77 Republik Rakyat Tiongkok yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya, di Vasa Hotel Surabaya. Acara tersebut mempertemukan berbagai sekolah dan pusat bahasa Mandarin.
Bagi Puhua, kesempatan ini bukan hanya panggung pertunjukan, tetapi juga ruang untuk menjalin persahabatan dan berbagi budaya bersama komunitas pendidikan yang lebih luas.
Tiga guru native PBM Puhua tampil dalam kolaborasi lintas seni tersebut: Luo Xiao, B.A., MTCSOL, memainkan Guzheng; Xie Enyu, B.Sc., memperagakan Baduanjin; dan Li Hui, B.Ed., M.A., menampilkan kaligrafi Tiongkok atau shufa. Mereka didampingi oleh Direktur Pusat Bahasa Mandarin Puhua Indonesia, Lyu Xiao Qian, B.A., M.M., dan Direktur Pusat Bahasa Mandarin Puhua Tiongkok, Asso. Prof. Zhang Jinghuo.

Persiapan dilakukan selama kurang lebih dua minggu. Dalam waktu yang singkat, setiap anggota berlatih untuk menyatukan bunyi, gerakan, dan goresan menjadi pertunjukan yang harmonis. Kesungguhan mereka berbuah penampilan yang mendapat sambutan positif dari para tamu.
Lebih dari sekadar menunjukkan kepiawaian, penampilan ini mencerminkan semangat belajar yang hidup di Puhua. Para guru tidak hanya mengajarkan bahasa dan budaya, tetapi juga terus berkarya, berkolaborasi, dan berani tampil.
Partisipasi PBM Puhua dalam perayaan ini menjadi wujud komitmen sekolah untuk menghadirkan pembelajaran bahasa yang dekat dengan budaya dan membuka wawasan lintas budaya. Puhua bangga dapat turut merayakan persahabatan melalui seni, menghubungkan musik, gerak, dan kaligrafi dalam satu pengalaman yang bermakna. Puhua Jiayou!
