Siswa Puhua School Raih Medali di Spelling Bee, Mathlete Olympiad, dan KMSI 2025
Banyumas—Semangat juang dan dedikasi siswa-siswi Puhua School kembali membuahkan hasil manis di penghujung tahun 2025 lalu. Tidak hanya pada satu ajang, melainkan di tiga kompetisi berbeda, para siswa dari jenjang KB-TK hingga SMP berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Mulai dari ketepatan mengeja dalam Bahasa Inggris, kecemerlangan logika di olimpiade matematika, hingga penguasaan sains terintegrasi, berikut adalah rentetan kisah sukses para juara Puhua.
Prestasi Siswa di 18th Annual Spelling Bee 2025

Kompetisi 18th Annual Spelling Bee 2025 tingkat Regional Banyumas menjadi ajang pembuktian bagi 15 siswa Puhua School dari jenjang SD dan SMP. Kompetisi yang menguji keakuratan ejaan, penguasaan kosakata, serta kepercayaan diri ini diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta.
Dari total 15 siswa yang berlaga, dua di antaranya berhasil melaju hingga meraih prestasi di tingkat regional. Irina Paramitha Yuri (6M) meraih Juara 3 Group C (Grade 5–6) dan Joseph Giorgio (2S) meraih Juara 3 Group A (Grade 1–2). Keduanya juga berhak melaju ke tingkat nasional yang akan digelar pada Januari 2026 di Jakarta, sebuah pencapaian yang menjadi buah dari kerja keras dan persiapan yang matang.
Selain kedua peraih juara tersebut, sejumlah siswa Puhua lainnya juga turut berpartisipasi dan menunjukkan performa yang membanggakan. Dari jenjang SD, ada Mathias Mark Setiawan (5M), Gempita Naura Yusuf (3A), Jennifer Caren Hung (6S), Abiyasa Dimasmaula Habibie (1S), Jacqueline Mikaela Lie (3M), Bilqis Anindita (6S), dan Aldrich Austin Lim. Sementara dari jenjang SMP Puhua, turut berlaga Cheung Yau Ling Mercy (7R), Dave Nathaniel Setiawan (7M), dan Alvian Christo Pratama (8M).
Menariknya, proses persiapan para siswa pun beragam, mulai dari belajar mandiri, mengikuti pendampingan kursus, hingga latihan intensif. Bagi seluruh peserta, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang belajar berharga untuk melatih keberanian, ketelitian, serta kepercayaan diri.
Peraihan Medali di Mathlete’s Olympiad Season 15

Prestasi membanggakan juga diraih oleh Joseph Giorgio (2S) yang berhasil meraih Medali Emas pada kategori Bahasa Inggris dalam ajang Mathlete’s Olympiad Season 15 tingkat nasional.
Selain itu, Joseph juga menunjukkan kemampuannya dengan berpartisipasi di kategori Matematika dan Sains. Tidak kalah membanggakan, Raditya Rafa Rizki (5S) turut menunjukkan semangat juang tinggi dan performa kompetitif sepanjang rangkaian kompetisi.
Perjalanan mereka menuju babak final terbilang panjang. Kompetisi ini diawali dari babak penyisihan daring pada Oktober 2025, dilanjutkan ke tingkat provinsi, hingga akhirnya melangkah ke Final Nasional pada Desember 2025. Dengan persiapan mandiri serta dukungan penuh dari orang tua, Joseph dan Rafa membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan akan membuahkan hasil yang manis.
Prestasi Siswa KB-TK-SMP Puhua di KMSI 2025

Prestasi gemilang juga diraih para siswa Puhua dalam ajang Kompetisi Matematika, Sains, dan Inggris (KMSI) 2025 yang diselenggarakan oleh Yayasan Intan Mutia. Kompetisi ini melalui tiga tahap, mulai dari penyisihan tingkat kabupaten, final provinsi, hingga Grand Final Nasional.
Pada tahap Grand Final Nasional, siswa-siswi Puhua berhasil membawa pulang sejumlah medali dari berbagai jenjang.
Dari jenjang KB–TK, Marc Rayland Li (R2A) meraih Medali Perak Matematika Level A serta Medali Perunggu Sains Level A. Sementara itu, Keane Arden Rianto (R2S) meraih Medali Perunggu Matematika Level A dan Medali Perunggu Sains Level A.
Dari jenjang SD, Muhammad Prawira Bagaskara (3M) berhasil meraih Medali Perunggu Sains Level 2.
Selain para peraih medali, Puhua School juga memberikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menunjukkan keberanian dan dedikasi luar biasa hingga ke tingkat nasional. Dari jenjang TK: Ayleen (R2S), Miyuki (R2A), dan Sherolin (R2M). Dari jenjang SD: Edward (3A). Sementara dari jenjang SMP: Alvina (8M), Flynn (9S), Travis (8M), Laurentius (8A), Dave (7M), Keith (9S), Gracia (8A), Caryn (8M), dan Alfred (7S).
Seperti halnya pada ajang lainnya, perjalanan para siswa ini ditempuh melalui berbagai cara—mulai dari belajar mandiri, mengikuti les, terlibat dalam program pembinaan olimpiade, hingga belajar bersama orang tua. Bagi para peserta, KMSI bukan hanya tentang meraih medali, tetapi juga tentang proses belajar yang mengasah logika, rasa ingin tahu, serta kemampuan berbahasa Inggris.
Bersinar dan Menginspirasi
Dari Spelling Bee, Mathlete Olympiad, hingga KMSI, semangat belajar, keberanian mencoba, dan ketekunan menjadi bagian tak terpisahkan dari karakter siswa Puhua. Baik melalui persiapan mandiri, dukungan keluarga, maupun bimbingan sekolah, para siswa telah membuktikan bahwa mereka adalah champions sejati.
Selamat dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh siswa Puhua atas pencapaian yang membanggakan. Terima kasih juga kepada para guru pembimbing dan orang tua atas dukungan yang tiada henti.
Teruslah bersinar dan raih mimpi-mimpimu! Puhua Jiayou!
#puhuaschoolofchampions