Puhua Secondary School Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan OSIS 2026 untuk Membentuk Pemimpin Siswa yang Berkarakter

Banyumas—Menjadi pemimpin bukan semata tentang kemampuan berdiri di depan atau memegang jabatan. Kepemimpinan tumbuh dari disiplin, keberanian menghadapi tantangan, kemampuan mendengarkan, bekerja sama, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab atas setiap pilihan. Karena itu, kepemimpinan tidak cukup dipahami melalui teori; ia perlu dialami, dilatih, dan ditempa melalui proses yang nyata.
Pada 21–22 Agustus 2026, Puhua School menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS bagi 36 siswa terpilih. Proses seleksinya berlangsung secara bertahap dan kompetitif. Dari lebih dari 120 siswa yang mendaftarkan diri, sebanyak 60 siswa mengikuti tahap wawancara sebelum 36 peserta ditetapkan untuk mengikuti pembekalan. Peserta terdiri atas Trilon, Ketua dan Wakil Ketua OSIS terpilih periode 2026/2027, serta calon pengurus OSIS lainnya.
Seleksi dan pembekalan ini mencerminkan komitmen Puhua untuk memberi ruang kepemimpinan kepada siswa yang memiliki semangat melayani, kesiapan belajar, serta kemauan bertanggung jawab. Di Puhua, OSIS tidak dipandang hanya sebagai organisasi kegiatan sekolah, melainkan wadah pembelajaran bagi siswa untuk membangun karakter, mengasah kemampuan berorganisasi, dan belajar memberi dampak positif bagi lingkungan.

Kegiatan dibuka melalui apel yang dipimpin oleh Ms. Arinta Dewi, S.Si., M.M., kemudian dilanjutkan dengan latihan Peraturan Baris-Berbaris bersama Serma Yasin dan Sertu Zaenal. Melalui PBB, siswa belajar disiplin, ketelitian, fokus, ketegasan, serta pentingnya menyatukan gerak dan tujuan dalam sebuah tim.
Pembekalan berlanjut melalui sesi Time Management bersama Laoshi Shinta Meliani Levina, B.Ed., M.TCSOL dan The Pyramid of Leadership bersama Nathania Cherylin Sanjaya, alumni Puhua School sekaligus mantan Ketua OSIS yang kini melanjutkan pendidikan di The Chinese University of Hong Kong, Shenzhen. Kehadiran alumni memberi inspirasi nyata bahwa proses kepemimpinan yang dimulai di sekolah dapat menjadi bekal berharga untuk melangkah ke dunia yang lebih luas. Melalui permainan komunikasi, problem solving, dan performance, peserta berlatih menyampaikan gagasan, menyusun strategi, menghargai perbedaan pendapat, mengelola dinamika kelompok, serta menyelesaikan tantangan secara kreatif. Pada malam hari, api unggun dan jurit malam menjadi pengalaman yang menumbuhkan keberanian, kepercayaan antarteman, ketangguhan, dan kemampuan mengambil keputusan dalam situasi baru.

Peserta juga belajar mandiri melalui kegiatan menyiapkan makanan sendiri, menikmati hasil kerja bersama, serta bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan setelah digunakan. Pengalaman sederhana ini mengajarkan bahwa seorang pemimpin tidak hanya mampu memberi arahan, tetapi bersedia mengambil peran, bekerja bersama, dan menjaga tanggung jawab hingga tuntas.
Hari kedua diawali dengan senam pagi dan PBB, kemudian dilanjutkan dengan pembekalan dari tim Kesiswaan dan Bimbingan Konseling. Rangkaian kegiatan ditutup melalui apel penutupan yang dipimpin oleh Mr. Teguh Sugeng Apriawan, S.Pd.

Bagi Puhua School, LDK OSIS bukan sekadar persiapan menjalankan kepengurusan. Ini adalah bagian dari pendidikan yang menyatukan karakter, keterampilan, pengalaman, dan kepedulian sosial. Puhua terus menyiapkan siswa untuk menjadi pemimpin masa depan yang percaya diri, disiplin, berintegritas, mampu bekerja sama, dan siap memberi manfaat bagi sesama.
Puhua Jiayou!
