Puhua Secondary School Tutup Tahun Ajaran dengan Class Meeting: Permainan Tradisional dan Games Kreasi Tumbuhkan Sportivitas & Lestarikan Budaya

Di Puhua Secondary School, akhir tahun ajaran bukan hanya ditutup dengan ujian dan pembagian rapor, tetapi dengan pengalaman yang membuat anak-anak semakin berkarakter dan semakin kompak.
Pada 17–18 Juni 2026, rangkaian End-of-Year Activity berlanjut melalui Class Meeting yang digelar di Stadion Mini, lapangan Puhua Secondary School, dan laboratorium komputer. Selama dua hari, suasana sekolah dipenuhi semangat, tawa, dan sorak-sorai siswa yang saling menyemangati dalam berbagai perlombaan antarkelas.
Beragam permainan dihadirkan, mulai dari Gobak Sodor, Congklak, dan Ular Tangga, hingga permainan kolaboratif seperti One Team One Step (OTOS), Blind Volley dengan net tertutup, Basket 3x3, dan Catur. Di balik semua keceriaan, setiap permainan dirancang untuk melatih strategi, komunikasi, sportivitas, kerja sama, dan kemampuan memecahkan masalah dalam tim. Anak-anak belajar bahwa menang itu menyenangkan, tetapi belajar membaca situasi, mendengarkan teman, dan saling mendukung jauh lebih penting untuk masa depan mereka.

Permainan tradisional sengaja dihadirkan sebagai cara Puhua mengajak siswa kembali mencintai budaya Indonesia. Dari Gobak Sodor sampai Congklak, mereka merasakan bahwa permainan sederhana mampu menghadirkan kebahagiaan sekaligus menumbuhkan nilai kebersamaan, kreativitas, dan sportivitas. Di tengah dunia yang serba digital, Puhua mengingatkan anak-anak bahwa akar budaya lokal perlu tetap dijaga, dikenali, dan dirayakan bersama.
Seluruh rangkaian kegiatan dikoordinasikan oleh OSIS Puhua Secondary School, yang terlibat aktif sejak perencanaan, pelaksanaan, hingga mengatur jalannya pertandingan. Para pengurus OSIS tidak hanya “menjadi panitia”, tetapi benar-benar belajar memimpin, mengambil keputusan, mengelola acara, dan bertanggung jawab atas kelancaran kegiatan. Di sini, karakter kepemimpinan dan rasa percaya diri tumbuh bukan dari teori, melainkan dari pengalaman nyata di lapangan.
Di Puhua, orang tua dapat melihat bahwa pembelajaran anak tidak berhenti di ruang kelas. Melalui Class Meeting, siswa diajak memahami bahwa setiap kemenangan patut disyukuri, tetapi menghargai proses, bekerja sama, menjaga sportivitas, dan merayakan keberhasilan teman adalah pelajaran hidup yang jauh lebih berharga. Di Puhua School anak-anak tidak hanya dibentuk menjadi siswa yang cerdas, tetapi juga pribadi yang berkarakter, mampu berkolaborasi, dan siap menghadapi masa depan dengan percaya diri. Puhua Jiayou!
#puhuaschoolofchampions
