Skip to Content

Puhua Study Tour 2026: Belajar dari Industri, Budaya, dan Kekayaan Alam Indonesia

Puhua Study Tour 2026: Belajar dari Industri, Budaya, dan Kekayaan Alam Indonesia


Bagaimana sebuah produk dibuat hingga siap dinikmati? Bagaimana bunyi angklung yang berbeda dapat berpadu menjadi harmoni? Apa yang dapat diceritakan fosil dan batuan tentang perjalanan bumi? Melalui Puhua Study Tour 2026, pertanyaan-pertanyaan tersebut menemukan ruang belajarnya di luar kelas.


Pada 6–9 Oktober 2026, siswa kelas 7 Puhua Secondary menjelajahi Bandung dengan pendampingan 9 guru. Perjalanan ini mempertemukan mereka dengan dunia industri, kekayaan budaya, dan pengetahuan geologi, sekaligus memberi kesempatan untuk belajar mandiri serta membangun kebersamaan. Di setiap tujuan, siswa diajak menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman yang dapat mereka lihat dan rasakan secara langsung.


Perjalanan diawali dengan kunjungan industri ke Bolu Susu Lembang. Siswa melihat rangkaian pembuatan bolu susu, mulai dari pemilihan bahan baku, pencampuran adonan, pemanggangan, hingga pengemasan sebelum produk dipasarkan kepada konsumen. Di balik sebuah bolu yang siap dinikmati, mereka mengenal proses yang membutuhkan ketelitian, kebersihan, dan kerja sama.



Dari dunia industri, perjalanan berlanjut ke Saung Angklung Udjo. Saat siswa memainkan angklung bersama, perhatian terhadap arahan dan peran masing-masing menjadi bagian dari kegiatan. Setiap bunyi memiliki tempatnya, sebagaimana setiap siswa memiliki peran dalam kebersamaan. Melalui pengalaman ini, siswa mengenal warisan budaya berjalan berdampingan dengan belajar mendengarkan, bekerja sama, dan menghargai kontribusi orang lain.


Pada hari berikutnya, siswa mengunjungi Museum Geologi Bandung. Koleksi fosil, batuan, mineral, serta informasi geologi yang dipamerkan menjadi bahan untuk mempelajari sejarah pembentukan bumi dan kekayaan geologi Indonesia. Hal-hal yang sebelumnya mungkin mereka temui melalui buku kini hadir dalam bentuk koleksi yang dapat diamati secara langsung, membuka kesempatan untuk memperluas pemahaman dan menumbuhkan pertanyaan baru.


Setelah rangkaian kunjungan edukatif, perjalanan dilanjutkan ke Trans Studio Bandung. Berbagai wahana memberi ruang bagi siswa untuk menikmati keceriaan bersama teman dan guru. Di antara pengalaman belajar, waktu untuk bersenang-senang juga menjadi bagian berharga dari perjalanan, menghadirkan kenangan bersama dan kesempatan mengenal satu sama lain di luar rutinitas kelas.



Selama 4 hari, pembelajaran tidak hanya berlangsung di tempat-tempat yang dikunjungi. Berada jauh dari rutinitas bersama keluarga memberi siswa ruang untuk berlatih mengurus kebutuhan pribadi, mengikuti jadwal, menjaga barang bawaan, dan menyesuaikan diri dengan kegiatan kelompok.


Puhua Study Tour 2026 menjadi wujud komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya diperoleh melalui buku, tetapi juga melalui pengalaman nyata. Melalui perjalanan ini, siswa diajak untuk menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan, memperluas wawasan, serta membangun keterampilan dan karakter yang akan menjadi bekal bagi mereka di masa depan.








Share this post
Archive
Sign in to leave a comment
PBM Puhua Berpartisipasi dalam The 3rd APESKID International Conference on Multidisciplinary (AICoMS) 2026